SAMPIT – Dunia sepak bola di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali berdenyut. Sebuah turnamen bergengsi bertajuk HNR CUP I 2025 akan digelar di Stadion 29 November, Sampit, sebagai upaya membangkitkan kembali semangat dan kejayaan persepakbolaan daerah.
Ajang ini digagas oleh Komunitas Sampit All Star dengan dukungan penuh dari Bupati Kotim, Halikinnor, sekaligus sebagai bentuk penghormatan dan inspirasi dari inisial namanya: HNR. Turnamen ini tak hanya menjadi kompetisi antar klub, tetapi juga simbol harapan akan terbentuknya Askab PSSI Kotim yang resmi dan terstruktur.
Ketua Sampit All Star, H. Ahmad Bashudin, menyebut bahwa potensi anak-anak muda di Kotim sangat luar biasa dan butuh ruang pembinaan yang serius. “Kami berharap, di bawah kepemimpinan Bapak Halikinnor, terbentuknya Askab PSSI Kotim bisa segera terealisasi. Anak-anak Kotim punya bakat luar biasa di sepak bola.
Sudah saatnya kita bangkit,” tegas Basudin, Minggu Juni 2025. HNR CUP I 2025 akan dibuka secara resmi pada 14 Juni 2025 oleh Bupati Kotim, Halikinnor. Menurut Ketua Panitia Pelaksana (Panpel), H. Syarifni Syachwani, antusiasme masyarakat dan klub sangat tinggi.
“Pendaftaran hanya kami buka empat jam, dan langsung diserbu 76 klub. Ini menunjukkan gairah sepak bola Kotim masih sangat tinggi,” ujarnya. Turnamen ini akan berlangsung selama 32 hari dengan sistem knock-out, diikuti oleh 64 klub dari Kotim, Kotawaringin Barat, dan Seruyan.
Total hadiah yang disiapkan panitia mencapai Rp55 juta, ditambah trofi, piagam, dan medali berstandar nasional. Yang membuat HNR CUP I semakin istimewa adalah kehadiran empat legenda sepak bola, baik lokal maupun internasional, yang akan bermain dalam laga eksibisi pembukaan antara Ardina Legend vs Sampit All Star.
Nama-nama besar yang akan hadir:
- Anderson da Silva (49), mantan bek tangguh asal Brasil yang pernah memperkuat PSS Sleman, Persebaya Surabaya, Mitra Kukar, dan Persik Kediri.
- Mario Albertho Aibekob (35), striker eksplosif yang pernah bermain untuk PSBS Biak, Sriwijaya FC, Semen Padang, dan Kalteng Putra.
- Ronivon de Carvalho, pemain asal Brasil yang sudah malang melintang di berbagai klub Indonesia.
- Alit Supartana, eks pemain Gelora Dewata era Galatama 1990-an, kini menjabat sebagai Kepala Kantor Basarnas Palangka Raya dan tetap aktif membina sepak bola di lingkungan kerjanya.
Turnamen ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak seperti PT SEAL, Bank Kalteng, dan pengusaha muda Ardiansyah (owner Ardina FC) menjadi sponsor utama yang menjamin keberlangsungan acara. Adi Wahyudi, juru bicara turnamen, menegaskan bahwa HNR CUP I bukan sekadar pertandingan, tetapi momentum kebangkitan sepak bola Kotim.
“Dulu Kotim dikenal sebagai barometer sepak bola Kalteng. Sekarang saatnya kita bangkit lagi, dengan cara yang profesional dan membina generasi muda,” ujarnya. Adi, yang juga dikenal sebagai Yudi Bray 57, menyampaikan bahwa persiapan telah mencapai 80 persen. Mulai dari izin resmi dari Kapolres Kotim, dukungan kesehatan dari Basarnas Palangka Raya, serta pengamanan oleh Polsek Baamang, Kompi 631 Sampit, dan Satpol PP.
Perangkat pertandingan juga dirancang mengikuti standar nasional. Koordinator pertandingan Indra Jaya (Andut) akan memastikan semua berjalan tertib, dengan wasit-wasit lokal berlisensi yang menjunjung tinggi integritas.
Di balik sukses penyelenggaraan ini, peran para tokoh seperti H. Syarif (Ketua Panpel), Basudin, dan Yudi Bray sangat vital. Mereka berkolaborasi dengan semangat membangun, bukan hanya menggelar event, tapi juga menyusun fondasi persepakbolaan daerah yang lebih kokoh.
HNR CUP I 2025 hadir sebagai titik awal transformasi. Bukan sekadar ajang kompetisi, tapi juga sarana pembinaan, penguatan karakter, dan kebangkitan identitas sepak bola Kotim yang tangguh, profesional, dan berprestasi.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post